Pelajaran dari Kegagalan Uber di Indonesia


Foto: Reuters

Seperti yang kita tahu akhirnya Uber di Indonesia diakuisisi oleh Grab. Banyak pertanyaan yang muncul tentang bagaimana perusahaan pelopor disrupsi ekonomi ini akhirnya harus menjual perusahaannya pada perusahaan yang justru mengadopsi bisnis model yang mereka mulai duluan. Pada tulisan ini saya ingin menyoroti penyebab kegagalan Uber sehingga kita semua terutama untuk usaha rintisan bisa mendapatkan masukkan juga. Baca lebih lanjut

Model Bisnis Hiper-Disruptif: Freemium Model


Walaupun namanya mirip, namun model bisnis Freemium ini berbeda dengan model bisnis Free yang saya ulas di tulisan saya sebelumnya. Singkat kata pada Freemium Model ini pelanggan/pengguna diberikan akses ke layanan dasar (basic service), namun untuk mendapatkan fitur-fitur selengkapnya mereka dikenakan biaya. Baca lebih lanjut

Model Bisnis Hiper-Disruptif: Subscription Model


Ini adalah tulisan lanjutan dari sebelumnya yang merupakan tulisan pembuka dari rangkaian tulisan yang membahas tentang model bisnis hiper-disruptif ini.

Pada tulisan ini kita akan membahas model bisnis Subscription. Sebetulnya model bisnis ini bukanlah hal baru karena model bisnis ini sudah diterapkan dari jaman media tradisional juga. Siapa yang dulu tidak pernah berlangganan surat kabar di rumah? Atau jaman dulu dimana kita diharuskan untuk membayar iuran bulanan televisi untuk bisa menonton siaran TVRI. Dalam model bisnis ini, users atau lebih tepat disebut dengan subscriber/pelanggan harus membayar iuran wajib dalam kurun waktu tertentu untuk bisa mendapatkan akses atau untuk bisa menggunakan fasilitas. Hal ini masih diterapkan pada TV Kabel. Dengan cara ini provider mendapatkan pendapatan yang dapat diprediksi. Baca lebih lanjut

Model Bisnis Hiper-Disruptif: Overview


Sekitar seminggu yang lalu saya sempat ngobrol kembali dengan sahabat lama saya, Nandi Dirgantoro, dimana kami berdua memang punya cita-cita membangun impian punya bisnis bareng namun belum kesampaian sampai sekarang. Topik obrolan yang kami bicarakan adalah tentang ketakutan pemilik bisnis tradisional akan perubahan tatanan ekonomi yang terjadi di dunia tempat kita tinggal sekarang ini. Baca lebih lanjut

Mengapa Blockchain adalah Masa Depan dari Sharing Economy


blockchain

Semua orang membicarakannya, tapi Anda masih belum sepenuhnya yakin apa itu blockchain? Jangan khawatir, Anda tidak sendiri. Blockchain adalah sesuatu yang Jack Dorsey, CEO dan Chairman dari Square dan juga CEOnya Twitter gambarkan sebagai “the next big unlock”, dan sesuatu yang, menurut Dorsey, memiliki potensi untuk “diterapkan lebih banyak lagi”.  Baca lebih lanjut

Memasuki Era Masyarakat Tanpa Uang Tunai (1)


Okay, setelah ngebut bikin blogpost tentang #JapanTrip dan akhirnya sepakat dengan istri sendiri agar bisa tek-tokan konten untuk #KeluargaBangwin, maka saya bisa sedikit lebih lega untuk kembali ke topik serial yang sempat saya tinggalkan. Yak kembali ke topik yang kaitannya dengan disruptive economy dimana saat ini perlahan tapi pasti mulai memasuki kehidupan kita semua. Nope saya tidak bicara tentang kejadian yang ada di luar negeri, coba berapa banyak dari kalian yang secara rutin top-up akun Go-Pay kalian? Atau mungkin TCash?…..Padahal sebelumnya untuk punya kartu kredit saja akan berfikir berkali-kali. Fenomena apa ini?  Baca lebih lanjut

Selamat Datang di Era Uber


 

Kita semua mungkin tahu dan setuju bahwa bermunculannya layanan taksi/ojek online saat ini membawa berkah bagi kita dari sisi pengguna. Betapa tidak, yang dulunya kita harus antri berjam-jam untuk mendapatkan taksi dipinggir jalan kini hanya dengan memasukkan permintaan pada aplikasi di piranti digital yang kita miliki, lalu secara otomatis permintaan kita tersebut disebar ke areal terdekat tempat kita meminta untuk mendapatkan layanan yang tersedia. Begitu instan, begitu terprediksi, dan tidak ada kejutan sama sekali untuk bisa mengetahui biaya yang harus dibayarkan. Bahkan kita bisa menentukan berdasarkan rate yang ditawarkan apakah kita jadi atau tidak mengambil layanan tersebut. Selamat datang di era Uber, teman-teman! Selamat datang di era disruptionBaca lebih lanjut