Menulis Politik


Saya ditawari untuk menulis tentang politik….What? Politik? Tahu apa saya tentang politik? Saya yakin banyak dari kalian juga akan merespon seperti respon saya tersebut. Jangankan menulis, banyak dari teman-teman saya sudah malas berurusan dengan politik. Alasan mereka karena politik itu sangat kejam dan orang-orang yang terlibat dalam politik adalah orang-orang yang hanya peduli dengan kepentingan individu dan juga kelompok semata. Sehingga tak mengherankan jika pandangan dan penilaian mereka pun menjadi apatis dan negatif mengenai politik. Baca lebih lanjut

Iklan

Goodbye Google+


foto: pcmag

Sekitar 7 tahun yang lalu, Google meluncurkan jejaring sosial mereka yang namanya Google+, setelah sebelumnya beberapa percobaan dengan aplikasi pendahulunya yang namanya Google Buzz tidak berumur lama. Saat itu di dunia jejaring sosial, Facebook sedang jadi penguasanya, maka tidak heran jika secara otomatis kita semua menganggap Google ingin mencoba menyaingi dominasi Facebook di ranah jejaring sosial. Baca lebih lanjut

Mengubah Citra Perpustakaan


 

Pada salah satu mata kuliah yang saya ikuti saat ini, yaitu Desain & Strategi Bisnis, tugas UAS (Ujian Akhir Semester) yang diberikan pada kami adalah membuat strategi perencanaan pemasaran (marketing strategy plan) untuk Museum. Walaupun video di atas bukanlah museum, namun pendekatan yang dilakukan oleh perpustakaan di Kanada ini bisa menjadi contoh kasus yang baik. Bagaimana mereka berhasil membuat citra perpustakaan yang bagi banyak orang ‘membosankan’ menjadi sangat menarik.

What do you think guys?

Kertas Bekas


Sejak pertama kali bekerja (di perusahaan orang lain) saya belajar untuk bersikap efisien dalam penggunaan kertas. Sehingga pada saat itu saya selalu berusaha menggunakan kertas bekas untuk keperluan-keperluan mencetak dokumen dimana bagian belakang kertas bekas tersebut yang saya gunakan untuk mencetak dokumen-dokumen untuk keperluan internal.

Kebiasaan tersebut berlanjut sampai sekarang. Saya jadi sering ‘memulung’ kertas-kertas bekas dari perusahaan-perusahaan tempat teman-teman saya bekerja. Tentunya saya tidak akan meminta siapapun untuk mengikuti saya, karena saya mengerti bahwa kepentingan mereka di perusahaan tempat mereka bekerja dalam penggunaan kertas pasti berbeda-beda. Dengan seijin mereka saya memanfaatkan kertas-kertas bekas yang bagian belakangnya masih bisa saya gunakan.

Jika ditempat kerja kalian banyak kertas bekas mencetak dokumen yang tidak digunakan apakah kalian bersedia untuk menyumbangkannya pada saya?

Jika iya tolong kabari saya dan saya akan mengambilnya langsung atau kalau tidak memungkinkan saya akan membayar ongkos kirim untuk mengirimkannya pada saya. Ini untuk di Jabodetabek saja ya, kalau terlalu jauh nanti saya tidak mampu bayar ongkos kirimnya…:-P