Jokowi Jadi Capres, Pecah Telor Politik Indonesia


Akhirnya Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) resmi menjadi calon presiden PDI-P setelah ketua umum PDI-P, Megawati Soekarno mengeluarkan surat perintah harian yang isinya mendukung Jokowi sebagai calon presiden PDI-P.

Saya tidak akan membahasnya lebih lanjut karena pasti berita seputar ini akan bisa ditemui di hampir semua media massa. Yang menarik buat saya adalah bagaimana pergerakan partai politik dan capres 2014 sebelum Jokowi menerima mandat Megawati tersebut dan sesudahnya. Baca lebih lanjut

[Jelang2014] Menggunakan Artis Sebagai Caleg


Artis masuk ke ranah politik prakteknya sudah dilakukan sejak lama, kalau diluar negeri kita kenal sosok Arnold Schwarzenegger, seorang aktor yang masuk ke dunia politik dan berhasil menjadi gubernur negara bagian California di Amerika Serikat. Dan di Indonesia pun ada akto Rano Karno dan Deddy Mizwar yang juga berkiprah di dunia politik dan mungkin banyak lagi. Pertanyaannya adalah apakah pengalaman sebagai aktor atau selebritas itu bisa menjadi modal untuk masuk ke dunia politik? Dari kacamata rakyat biasa seperti saya tentunya butuh lebih dari hanya punya pengalaman sebagai aktor untuk bisa dipercaya menjadi setidaknya wakil rakyat kita. Ya yang namanya wakil rakyat tentunya harus tahu dan bisa memperjuangkan kepentingan rakyat.

Apakah selebritas-selebritas ini punya kualifikasi yang pas utk jadi wakil rakyat? Atau hanya jadi kendaraan untuk mengambil hati rakyat demi kepentingan partai? Coba kita simak hasil wawancara Najwa Shihab dalam acara Mata Najwa dengan Angel Lelga, caleg dari Partai Persatuan Pembangunan yang dulunya dikenal sebagai artis sinetron dan juga model.

[Jelang2014] Antara Anies dan Apple


Banyak cara kandidat capres untuk menyampaikan pesan-pesan tentang visi dan misi mereka bila mereka terpilih menjadi presiden maupun konvensi sebuah partai. Salah satu kandidat yang melakukan tidak dengan cara biasa adalah kandidat konvensi Partai Demokrat, Anies Baswedan. Salah satu cara yang ia lakukan adalah merilis beberapa video yang bercerita tentang sosok pak Anies yang sedang ngobrol dengan sosok personifikasi dari pesan yang ingin ia sampaikan. Contohnya coba lihat video di bawah ini: Baca lebih lanjut

[Jelang2014] Nyolong Start


Bila Anda penggemar olahraga atletik maka pasti Anda tahu bahwa ada alasan khusus  kenapa harus ada istilah start dan finish untuk semua peserta kan? Sederhananya dengan ditentukan adanya start dan finish secara bersamaan bagi semua atlet yang ikut maka juri/penilai bisa menentukan lebih mudah siapa yang menang. Begitu juga dalam sebuah pesta demokrasi. Seluruh partai peserta pemilu yang sudah memiliki kandidat juga ditentukan waktu untuk melakukan kampanye, ada aturannya. Seperti juga di atletik, godaan untuk melakukan start lebih awal (which is illegal) selalu ingin dilakukan. dan ini dilakukan semata-mata ingin menang. Baca lebih lanjut