Menulis Politik


Saya ditawari untuk menulis tentang politik….What? Politik? Tahu apa saya tentang politik? Saya yakin banyak dari kalian juga akan merespon seperti respon saya tersebut. Jangankan menulis, banyak dari teman-teman saya sudah malas berurusan dengan politik. Alasan mereka karena politik itu sangat kejam dan orang-orang yang terlibat dalam politik adalah orang-orang yang hanya peduli dengan kepentingan individu dan juga kelompok semata. Sehingga tak mengherankan jika pandangan dan penilaian mereka pun menjadi apatis dan negatif mengenai politik. Baca lebih lanjut

Iklan

Pilkada 2017: Semakin Dewasa kah Kita Kali Ini?


Saya selalu bilang kepada semua orang bahwa pilkada kali ini akan sangat seru dan menarik. Begitu banyak pembelajaran yang saya bayangkan akan kita dapatkan terutama dalam hal bagaimana kita semua berperilaku di dunia maya. Betapa tidak? Semenjak instrumen digital mulai dilibatkan dengan cukup total pada Pilkada DKI Jakarta jaman Jokowi-Ahok dan Pilpres Jokowi vs Prabowo kita menyaksikan proses pembelajaran yang luar biasa banyak, brutal, lugu, bodoh dan masih banyak lagi saat kita semua menyerap dan berbagi di dunia maya. Seperti menonton film bioskop, semuanya dipaparkan di hadapan kita.  Baca lebih lanjut

[Jelang2014] Antara Anies dan Apple


Banyak cara kandidat capres untuk menyampaikan pesan-pesan tentang visi dan misi mereka bila mereka terpilih menjadi presiden maupun konvensi sebuah partai. Salah satu kandidat yang melakukan tidak dengan cara biasa adalah kandidat konvensi Partai Demokrat, Anies Baswedan. Salah satu cara yang ia lakukan adalah merilis beberapa video yang bercerita tentang sosok pak Anies yang sedang ngobrol dengan sosok personifikasi dari pesan yang ingin ia sampaikan. Contohnya coba lihat video di bawah ini: Baca lebih lanjut